Skip to main content

Syair Ibu oleh Khalil Jibran

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir - bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.

Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.

Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.

~Khalil Jibran~

Comments

Anonymous said…
jika hilang keberadannmu,separuh jiwaku tumbuhnya tak sempurna,terbangku tak akan sampai ke kaki langit,sayapku patah tak ada seorangpun yang peduli,ibu tempatmu adalah disamping kami anak-anakmu,tanpa kehadiranmu duniaku tiada canda tawa,semua terasa hambar ada senyum tanpa makna,ada bahagia tanpa tawa,semua tak berarti bagi ku ....aku rindu peluk ciummu,dekapan kasih sayangmu menentramkan jiwaku.
Anonymous said…
Ibu ....betapa berat tanggung jawab yang harus kau pikul di pundakmu, beban yang seharusnya terasa ringan jika kau memandang hidup ini dengan penuh rasa cinta,bukankah kehadiranku di dunia mengatasnamakan demi Cinta sejati,cinta nya para sufi,sayangnya kenapa kau lupakan,atau karena kau tak pandai membaca maksud-maksud dari setiap ujian Nya, Ya Allah ampuni dosa ibuku karena tidak pandai mensyukuri segala anugeraMu